Senin, 23 Mei 2016

Cara Membuat bintang !

Rekan-rekan pasti pernah  melihat bentuk-bentuk dari rentetan simbol-simbol seperti dibawah ini:
 *
 **
 ***
 ****
 *****
Atau seperti ini.
 *****
 ****
 ***
 **
 *
Atau mungkin seperti ini.
*********
 *******
  *****
   ***
    *
Nah saya mencoba share untuk membuat codingnya dalam bahasa pemrograman C++.
Untuk contoh  yang pertama sourcecodenya adalah:

#include <iostream.h>
int main()
{
for (int a = 1; a <= 5; a++)
{
for (int b = 1; b <= a; b++)
{
cout << "*";
}
cout << endl;
}
}
Untuk bentuk yang kedua.

#include <iostream.h>
int main()
{
int n;
cout << "n = "; cin >> n;
for (int a = n; a >= 1; a--)
{
for (int b = 1; b <= a; b++)
{
cout << "*";
}
cout << endl;
}
}
Dan untuk bentuk yang ketiga.

#include <iostream.h>
int main()
{
int n;
cout << "n = "; cin >> n;
for (int a = 1; a <= n; a++)
{
int b = a - 1;
for (int c = 1; c <= b; c++)
{
cout << " ";
}
b = (2 * n) - (2 * a - 1);
for (c = 1; c <= b; c++)
{
cout << "*";
}
cout << endl;
}
}
Semoga Bermanfaat.
Jangan lupa komentarnya

Reff : https://riswadiaris.wordpress.com/2012/04/13/menbuat-model-bentuk-bintang-dengan-c/

Mencari Rata Rata, Maksimum dan Minimum dengan C++

Mencari Rata-Rata, Maksimum dan Minimum
Mencari Rata-Rata, Maksimum dan Minimum

Program :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>

//gatewan.com -- Wawan Beneran
//MENCARI RATA - RATA, MAKSIMUM DAN MINIMUM
void main() { randomize(); int data, mak, min,tot=0; float rata; for(int i=1;i<=5;i++) { data=random(100); cout<<"Data masuk : "<<data<<endl; if (i==1) mak=min=data; else { if (mak<data) mak=data; if (min>data) min=data; } tot=tot+data; } rata=tot/5; cout<<"Rata-rata : "<<rata<<endl; cout<<"Masimum : "<<mak<<endl; cout<<"Minimum : "<<min<<endl; getch(); }

Kombinasi for dan do .. while

Kombinasi for dan do .. while

Nota Pembayaran
Nota Pembayaran
Program :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <iomanip.h>

//gatewan.com -- Wawan Beneran
//NOTA PEMBAYARAN

void main()
{
cout<<"NOTA PENJUALAN\n";
cout<<"GATEWAN MARKET\n";
cout<<"Jl. Parangtritis No 10 Yogyakarta\n";
cout<<"===================================================================\n";
cout<<"| No. | Nama Barang | Jml | Hg Sat | Jml Hg | Diskon | Tot Hg |\n";
cout<<"===================================================================\n";
for(int i=1;i<=15;i++)
{
cout<<"|                                                                  |\n";
}
cout<<"===================================================================\n";
cout<<"| TOTAL Bayar \n";
cout<<"===================================================================\n";
int i=1; char jw;
float jml,hgsat,jmlhg,disk,hgdisk,totdisk,totsemua,tothg;
char nmbrg[30];
do
{
gotoxy(3,6+i);cout<<i;
gotoxy(8,6+i);cin>>nmbrg;
gotoxy(22,6+i);cin>>jml;
gotoxy(28,6+i);cin>>hgsat;
jmlhg=jml*hgsat;
gotoxy(37,6+i);cout<<jmlhg;
gotoxy(46,6+i);cin>>disk;
hgdisk=(disk/100)*jmlhg;
gotoxy(50,6+i);cout<<hgdisk;
tothg=jmlhg-hgdisk;
totdisk=totdisk+hgdisk;
totsemua=totsemua+tothg;
gotoxy(55,6+i);cout<<tothg;
gotoxy(50,23);cout<<totdisk;
gotoxy(55,23);cout<<totsemua;
gotoxy(30,1);cout<<"Input data lagi [y/t]? ";cin>>jw;
i++;
gotoxy(30,1);clreol();
}while(jw=='y');
getch();
}
 
reff : http://www.gatewan.com/2015/02/koleksi-program-perulangan-c.html 

Tutorial Membuat Program Sederhana Menggunakan C++

Tutorial Membuat Program Sederhana Menggunakan C++

Beikut ini adalah tutorial membuat program C++ yang sederhana. Tapi sebelum kita membuat program, kita perlu mengetahui apa yang ada & apa yang harus kita tulis pada program tersebut!. Daripada kebanyakan komentar, mending langusng saja kita ke TKP!!!:)Berikut ini adalah bagian-bagian dalam pembuatan program C++:
1. Include Directive
Yaitu beberapa file yang memungkinkan digunakan pada program yang dibangun pada C++. File tersebut biasanya memiliki ekstensi .h, yang merupakan definisi dari header file.

2. Main Section
Main section merupakan body suatu program dan main merupakan suatu fungsi. Main section berisi heading (seperti judul) dan diikuti dengan dua kurung kurawal {}.

3. Struktur Dasar Pemrograman
Pada setiap program yang kita tulis, terlihat struktur dasar dari program yang terdiri dari tiga atau empat bagian, antara lain :
1. Deklarasi variables
2. Assignment variables
3. Manipulation variables
4. Cetak nilai Variable

Berikut ini adalah contoh program untuk menghitung Luas Lingkaran dengan memasukkan nilai dari Jari-jari dan nilai Phi=3.14.
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
main()
{
    double r,pi,luas;
    pi=3.14;
    cout<<“Masukkan Jari-Jari: “;
    cin>>r;
    luas=pi*r*r;
    cout<<“\n\nLuas Lingkaran adalah: “<<luas;
    getch();
}
Sekian postingan dari saya, bila banyak kesalahan dalam saya menulis saya mohon maaf. Selamat mencoba!!!!!



:)reff : https://prazoga.wordpress.com/c/tutorial-membuat-program-sederhana-menggunakan-c/

Beberapa Contoh Program dengan Dev C++

Beberapa Contoh Program dengan Dev C++

Berikut ini adalah beberapa contoh program dasar penggunaan Dev C++, semoga bermanfaat :)
Masih Newbie :D

1. Menentukan bilangan ganjil atau genap

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h> 
/*By Edi Prasetio*/
main()
{
   int n;
   
   printf(".:Menentukan bilangan ganjil atau genap:.\n\n");
   
   printf("Masukan bilangan bulat :");
   scanf("%d",&n); fflush(stdin);

   if ( n%2 == 0 )
      printf("\n\nBilangan tersebut adalah Genap\n");
   else
      printf("\n\nBilangan tersebut adalah Ganjil\n");
   return 0;
}
2. Menentukan Bilangan Terbesar

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
main()
{
    int a,b;
    
    printf ("Menentukan Bilangan Terbesar\n");
    printf ("============================\n\n");
    
    printf("Masukkan nilai a : ");
    scanf("%i",&a); fflush (stdin);
    printf("Masukkan nilai b : ");
    scanf("%i",&b); fflush (stdin);
    
    printf ("\n===========================\n\n");
    if(a > b)
    
          printf("Nilai A lebih besar dari B, A = %i \n", a);
    
    if (a < b)
    
          printf("Nilai B lebih besar dari A, B = %i \n", b);
    
    if (a==b)
    
     printf("Nilai A dan B sama besar = %i \n",a);
     
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}
3. Menentukan Bilangan Positif dan Negatif
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
main()
{
    int n;
    
    printf ("Menentukan Bilangan Positif dan negatif\n");
    printf ("=======================================\n\n");
    
    printf("Masukkan Bilangan Bulat : ");
    scanf("%i",&n); fflush (stdin);
    
    printf ("\n======================================\n\n");
    if(n > 0)
    
          printf("Bilangan tersebut adalah positif\n");
    
    if (n < 0)
    
          printf("Bilangan tersebut adalah negatif\n");
     
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}
4. Menentukan Segitiga sama sisi atau bukan.

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <stdlib.h>
main()
{
    double a, b, c;
    
    printf ("Menentukan Segitiga sama sisi atau bukan\n");
    printf ("========================================\n\n");
    
    printf("Masukkan panjang sisi a : ");
    scanf("%lf",&a); fflush (stdin);
    printf("Masukkan panjang sisi b : ");
    scanf("%lf",&b); fflush (stdin);
    
    printf("Masukkan panjang sisi c : ");
    scanf("%lf",&c); fflush (stdin);
    
    printf ("\n===================================\n\n");
    if(a && b==c)
    
printf("Segitiga sama sisi\n");
else
printf("Bukan Segitiga sama sisi\n");
     
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}
Semoga Bermanfaat...
FB         : https://www.facebook.com/edy.prasetyo.589
Twitter   : https://twitter.com/edy_jadoel

Sabtu, 14 Mei 2016

Its Me Khanif !!

Nama : M. Khanif Abu Ja'far
Nim    : 15.02.9176
Kelas  : D3 MI 05


STMIK AMIKOM Yogyakarta

Jumat, 13 Mei 2016

LOOPING


Perulangan data atau yang biasa disebut dengan “looping” adalah proses yang dilakukan secara berulang-ulang sampai batas yang ditentukan. Biasanya bila dalam perulangan tersebut tidak disertakan batasnya maka syntax akan error karena proses itu akan berulang terus hingga tak terhingga sementara variabel dalam komputer masih terbatas.
Jenis :
a.   FOR
Syntax :  for (inisialisasi ; syarat ; penambahan) {
pernyataan}
inisialisasi        : keadaan awal dari variabel control
syarat               : ekspresi relasi yang merupakan kondisi
penambahan    : pengatur perubahan nilai variabel control
Contoh :
for (i=0;i<10;i++)
{
p=2+i;
}
b.   WHILE
Syntax :  while (kondisi){
pernyataan}
Contoh :
i=0
while (i<10)
{
p=2+i;
i++;
}
c.   DO – WHILE
Syntax :  do {
pernyataan}
while (kondisi);
Contoh :
i=0
do
{
i++;
}
while (i<10)
Perbedaan antara FOR, WHILE, dan DO-WHILE :
For :
untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.
While : Pre Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.
Do-while : Post Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.
Makna lainya yang sama :
PERULANGAN / LOOP
Struktur Perulangan digunakan untuk mengulang sekumpulan perintah sesuai dengan kondisi yang diberikan. Proses perulangan biasanya digunakan untuk mengulang proses pemasukan data, mengulang proses perhitungan dan mengulang untuk proses penampilan hasil pengolahan data, dengan jumlah tertentu jika sebuah kondisi belum terpenuhi.
Pada bahasa pemrograman, perulangan proses ditangani dengan suatu mekanisme yang dinamakan dengan nama loop. Dengan loop, suatu proses yang berulang dapat diimplementasikan dengan menggunakan statement-statement yang pendek, tanpa harus menuliskan statemen berulang-ulang.
Ada 3 (tiga) cara untuk melakukan perulangan di C++ yaitu :
  1. For statement
  2. While statement
  3. Do while statement
PENJELASAN
  1. For Statement
Ini adalah statement perulangan yang paling sering digunakan. Statement for memiliki 3 parameter, yaitu nilai awal (initial value), tes kondisi yang menentukan akhir loop, dan penentu perubahan nilai.
Bentuk umum :
For (<init-exp> ;< test-exp> ; <inc/dec-exp> )
Statement ;
Keterangan :
  • Init-exp : ekspresi yang digunakan untuk melakukan inisialisasi terhadap variable-variabel tertentu, terutama variable yang digunakan untuk melakukan iterasi. Init-exp dapat berupa ekspresi maupun pendefinisian variable.
  • Test-exp : ekspresi yang memegang control terhadap proses perulangan tersebut, pada bagian ini akan ditentukan apakah proses perulangan akan tetap berlangsung atau tidak.
  • Inc/dec-exp : digunakan untuk mengatur perubahan nilai variable. Umumnya nilai variable tersebut bertambah / berkurang 1 (satu)
2. WHILE STATEMENT
Pernyataan while adalah pernyataan yang berguna untuk memproses suatu pernyataan atau memproses pernyataan beberapa kali. Pernyataan atau aksi akan di ulang jika kondisi bernilai benar dan jika salah maka keuar dari blok perulangan (loop)
Bentuk umum While :
<Inisialisasi>
while (kondisi)
{
Pernyataan ;
}
3. DO WHILE STATEMENT
Perulangan akan dilakukan minimal 1x terlebih dahulu, kemudian baru dilakukan pengecekan terhadap kondisi, jika kondisi benar maka perulangan masih akan tetap dilakukan. Perulangan dengan do…while() akan dilakukan sampai kondisi false.
Perbedaan dengan while statement adalah : pada do while kondisi akan dievaluasi setelah dilakukan statement/proses. Selain itu pada do while minimal akan dilaksanakan 1 (satu) kali statement/instruksinya.

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

//gatewan.com -- Wawan Beneran
//MEMBUAT PERSEGI PANJANG

void main()
{
int i,j,n;
cout<<"program membuat persegi"<<endl;
cout<<"======================="<<endl;
cout<<endl;
cout<<"Masukkan ukuran persegi : "; cin>>n;
for (i=1;i<=n;i++)
{
if ((i==1)||(i==n))
{
for (j=1;j<=n;j++)
cout<<"*";
cout<<endl;
}
else
{
for (j=1;j<=n;j++)
{
if ((j==1)||(j==n))
cout<<"*";
else
cout<<" "; } cout<<endl; } } getch(); }




Categories:

Percabangan SWICTH



Percabangan Menggunakan Statemen Switch.
Selain menggunakan struktur if, C++ juga mempunyai percabangan dengan menggunakan switch. Bentuk umum struktur percabangan switch yaitu

switch (ekspresi) {
case nilai_konstanta1 :

statemen(pernyataan);
break;
case nilai_konstanta2 :
statemen(pernyataan);
break;
…….
default :
statemen(pernyataan)_alternatif;

}

Tipe data dari ekspresi diatas harus berupa tipe ordinal, seperti bilangan bulat dan karakter. Selain tipe tersebut C++ tidak mengijinkan. Statement default berguna untuk mengeksekusi statement alternatif, yaitu jika nilai yang kita masukkan ternyata tidak sesuai dengan nilai-nilai konstant yang telah didefinisikan. Kita dapat mendefinisikan nilai konstan tersebut dengan statemen case. Statemen break berfungsi sebagai statemen peloncatan, akan dibahas dalam perulangan


Contoh :





Categories:

PERCABANGAN IF





Salah satu permasalahan yang pasti akan dijumpai dalam pembuatan program adalah percabangan. Percabangan adalah suatu pemilihan statemen yang akan dieksekusi dimana pemilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu. Di dalam C++ terdapat dua buah jenis struktur yang digunakan untuk mengimplementasikan suatu percabangan, yaitu dengan menggunakan struktur if dan struktur switch


Sturktur IF

a. Struktur if satu kondisi.

Struktur ini merupakan struktur yang paling sederhana karena hanya melibatkan satu buah ekspresi yang akan diperiksa. Bentuk umum dari struktur percabangan yang memiliki satu kondisi adalah sebagai berikut.

//jika hanya terdiri satu statemen



if (kondisi) statemen
//jika terdapat lebih dari satu statemen



if (kondisi) {
statemen1;
statemen2;
….. }

Contoh 4.1:

//contoh if satu kondisi

#include <iostream>

using namespace std;

int main() {

int nilai;

// Inputkan sebuah bilangan bulat

cout<<"Inputkan sebuah bilangan bulat: ";

// Membaca nilai yang diinputkan dari keyboard

cin>>nilai;

// Menampilkan sebuah teks

// jika nilai yang tersimpan lebih besar dari 0

if (nilai > 0)

cout<<"Nilai yang Anda inputkan adalah bilangan positif ";

return 0;

}

Dan outputnya :

Hasil dari program diatas akan menampilkan teks Nilai yang anda masukkan adalah bilangan positif jika input nilai yang lebih besar dari 0. Jika lebih kecil dari 0 maka tidak akan dieksekusi.

Contoh 4.2.
//contoh if satu kondisi dua statement
#include <iostream>
using namespace std;
int main() {
int bilangan;
//masukkan sebuah bilangan
cout<<"Masukkan sebuah bilangan bulat: ";
cin>>bilangan;
if ((bilangan > 0) && (bilangan < 30))
{ cout<< "bilangan lebih besar dari nol" ;
cout<<" dan lebih kecil dari tigapuluh";
}
return 0; }

Output contoh 4.2
Keterangan : pada contoh 4.2 hampir sama dengan contoh 4.1, hanya pada contoh 4.2. statementnya ada dua baris sehinggan menggunakan tanda { }.



Struktur if dua kondisi.

Struktur percabangan jenis ini sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan struktur yang hanya memiliki satu buah kondisi. Bentuk umum dari struktur percabangan dengan dua kondisi adalah sebagai berikut: if (kondisi)
{ statemen_jika_kondisi_terpenuhi; }
else
{ statemen_jika_kondisi_tidak_terpenuhi;
}

Dalam menuliskan kondisi/syarat selalu digunakan operator relasional sebagai sarana untuk melakukan proses pengecekan


Operator Arti
> Lebih besar
< Lebih kecil
= = Sama dengan
>= Lebih atau sama
<= Kurang atau sama
!= Tidak sama dengan

Contoh 4.3


//contoh if dua kondisi
#include <iostream>
using namespace std;
int main() {
int bilangan;
cout<<"Masukkan bilangan bulat yang akan dicek ";
cin>>bilangan;
// Melakukan pengecekan bilangan apakah habis
if (bilangan % 2 == 0) {
cout<<bilangan<<" adalah bilangan genap";
} else {
cout<<bilangan<<" adalah bilangan ganjil";
}
return 0;
}

outputnya :

Struktur If Tiga Kondisi atau Lebih

Struktur jenis ini merupakan perluasaan dari struktur yang memiliki dua kondisi yaitu dengan menambahkan satu atau lebih kondisi kedalamnya. Strukturny yaitu:
if (kondisi_1) {

statemen_jika_kondisi_1_terpenuhi;

} else if (kondisi_2)

{ statemen_jika_kondisi_2_terpenuhi;

} else if (kondisi_3)

{

statemen_jika_kondisi_3_terpenuhi;
}

Else {

statemen_jika_semua_kondisi_diatas_tdk_terpenuhi;
}

Berikut Codingnya :
//contoh if tiga kondisi

#include <iostream>

using namespace std;

int main() {

int bil;

cout<<"Masukkan sebuah bilangan bulat "

<<"yang akan diperiksa: ";

cin>>bil;

if (bil > 0) {

cout<<bil<<" adalah bilangan Positif";

} else if (bil < 0) {

cout<<bil<<" adalah bilangan Negatif";

} else {

cout<<"Anda memasukkan bilangan NOL";

}

return 0;

}

outputnya :



Categories:

Increment Dan Decrement

Increment

Increment adalah suatu penambahan nilai yang terjadi pada sebuah variable. Adapun operator yang digunakan untuk melakukan increment adalah operator ++. Operator ini akan menambahkan nilai dari suatu variable dengan nilai 1. Dalam bahasa C++ ada dua jenis increment yaitu pre-increment dan post-increment. Pre-increment adalah melakukan penambahan nilai sebelum suatu variable itu diproses, sedangkan Post-increment adalah melakukan proses terlebih dahulu sebelum dilakukan penambahan nilai

Contoh program :



Output contoh Program6:

Decrement

Decrement merupakan kebalikan dari proses increment, yaitu menurunkan (mengurangi) nilai dari suatu variabel. Dibagi dua jenis yaitu pre-decrement, dan post-decrement.

Contoh program7

Output contohProgram7





Categories:

OPERATOR




Operator adalah tanda yang digunakan untuk melakukan operasi operasi tertentu di dalam program. Dengan operator kita dapat melakukan operasi perhitungan,perbandingan, manipulasi,dan lain-lain. Operator-operator yang sering digunakan yaitu:
1. Operator aritmatik, terdiri :
a) Penjumlahan (+)
b) Pengurangan (-)
c) Perkalian (*)
d) Pembagian (/)
e) Modulo (%)

Contoh Program 4:
//operator aritmatik 1
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main() {
int a,b,plus,min,kali,bagi,mod;
cout<<"Contoh penggunaan operator aritmatik\n";
cout<<"Masukkan angka pertama (a) = ";cin>>a;
cout<<"Masukkan angka kedua (b) = ";cin>>b;
plus=a+b; min=a-b; kali=a*b;
bagi=a/b; mod=a%b;
cout<<"\nJumlah = "<<plus;
cout<<"\nKurang = "<<min;
cout<<"\nKali = "<<kali;
cout<<"\nBagi = "<<bagi;
cout<<"\nModulo = "<<mod;
getch();
return 0; } PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR D3 MI TAHUN 2016 6 | P a g e


Output contohProgram4:








Operator Relasional

Operator relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau hubungan dari dua buah operand. Adapun yang termasuk oerator relasional di dalam C++ adalah sebagai berikut
Operator Jenis operasi Contoh
> Lebih besar 7>3
< Lebih kecil 4<2
>= Lebih besar atau sama dengan 5>=5
<= Lebih kecil atau sama dengan 5<=2
== Sama dengan 5==2
!= Tidak sama dengan 4!=2

Operator ini banyak digunakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap sebuah ekspresi (kondisi) dalam struktur percabangan dan pengulangan




Operator logika

Operator logika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi dimana nilai yang dihasilkan dari operasi tersebut hanya berupa nilai benar dan salah. Nilai ini disebut Boolean. Adapun yang termasuk kedalam operator logika dalam C++ adalah seperti tabel berikut ini .









Categories:

KONSTANTA








Konstanta adalah jenis identifier yang bersifat konstant atau tetap.artinya nilai dari konstanta di dalam program tidak dapat diubah. Konstanta berguna untuk menentukan nilai yang merupakan tetapan, misalnya nilai pi ( π), kecepatan cahaya dan lainnya.

Deklarasi konstanta

Ada dua cara untuk mendeklarasikan konstanta:
1. Menggunakan Preprocessor #define



Contoh program 1:
//contoh deklarasi konstanta 1
#include <iostream>
using namespace std;
#define MAX 7
int main() {
int A[MAX];
for (int C=0; C<MAX; C++) {
// mengisi nilai ke dalam A[C]
A[C] = C * 10;
cout<<A[C]<<endl; }
return 0; }



Keterangan: dari contoh diatas bilangan 7 adalah suatu konstanta. Jika terjadi perubahan kita hanya melakukan perubahan nilai terhadap konstantannya saja.

Catatan: Penggunaan #define tidak diakhiri tanda titik koma (;)

Contoh Program 2:

// deklarasi konstanta
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
#define phi 3.14
#define r1 3
#define r2 10.7
#define kar 'Z'
#define teks "Contoh deklarasi konstanta"
#define x true
main() {
cout<<teks<<"\n";
cout<<kar<<"\n";
cout<<x<<"\n";
cout<<phi<<"\n";
cout<<r1<<"\n";
cout<<r2<<"\n";
getch();
return 0;



Keterangan contoh program2 :
• phi dan r2 adalah konstanta yang tipenya float
• r1 adalah konstanta yang bertipe int
• kar adalah konstanta yang bertipe char
• teks adalah konstanta karakter string, tipe char
• x adalah konstanta yang tipenya boolean

OUTPUT 1


OUTPUT 2


Categories:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html

Copyright © Pemrograman Terstruktur | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net        Up ↑